Monday . 26 July . 2021

mangago.vn - Sama seperti instruksi-instruksinya kepadomain authority Harry Potter yang penuh teka-teki dan misteri, demikian pula dengan perjalanan hidup seorang Albus Dumbledore. Sebelum dikenal sebatua seorang kepala sekolah dan penyihir handal, siapakah Albus Dumbledore di masa muda?Rangkaian-rangkaian kisah yang tercecer dari masa hidup Dumbledore mengantarkan kita secài đặt ke sebuah cerita antara quý phái Kepala Sekolah Hogwarts dengan Gellert Grindelwald. Ya, sebuah kisah yang baru terungkap ketika Dumbledore sudah terlelap di peti matinya, dan menjadi sebuah kejutan besar.Dumbledore dengan keberpihakannya kepadomain authority muggle yang tak diragukan lagi di masa tuanya, ternyata memiliki masa lalu yang kelam. Hal yang mungkin tak terbayangkan terjadi pada hidup seorang Albus Dumbledore, namun fakta berkata lain.Kisah masa mudomain authority Dumbledore terekam dengan baik dalam benak Bathildomain authority Bagshot, tetangga keluarga Dumbledore di Godric Hollow yang juga bibi Grindelwald. Dari Bathildomain authority sang penulis buku Sejarah Sihir lah, secuil kisah masa muda Dumbledore dan Grindelwald terungkap. Bathilda mengungkapkannya lewat sebuah cerita yang ditulis oleh Rita Skeeter dalam buku ‘Hidup dan Kebohongan Albus Dumbledore’ (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)Dan bicara tentang Dumbledore dan Grindelwald, tidak bisa dilepaskan dari kisah keluarga Albus Dumbledore yang menjadi salah satu hal penting dalam kehidupan thanh lịch Kepala Sekolah Hogwarts ini.

Bạn đang xem: Albus dumbledore và gellert grindelwald


1. Kisah Keluarga Dumbledore, Penuh Rahasia Dengươi Ariana

*

Albus Dumbledore adalah sulung dari tiga bersaudara anak pasangan Percival Dumbledore dan Kendra. Adik laki-lakinya bernama Aberforth, dan si bungsu, anak perempuan bernama Ariana.Awalnya, keluarga Dumbledore tinggal di sebuah desa bersama para muggle dan hidup dengan damai. Sampai padomain authority suatu hari, Ariana yang masih berusia enam giới tahun, tanpage authority sengaja menunjukkan sihir spontannya dan dilihat oleh tiga orang anak laki-laki.Ketiga bocah muggle itu mendesak Ariana untuk mengulang sihirnya, namun Ariamãng cầu tidak bisa. Dipaksa dan ditekan, Ariana menjadi ketakurã dan hal itu membuatnya menjadi seorang obscurus. Ini adalah sebuah kondika seorang manusia memiliki bakat sihir dan tidak bisa dikeluarkan dengan bebas dari dirinya, itu akan menjadi sebuah masalah. Mereka akan memiliki Obscurus, yang merupakan semacam parasit yang hidup dalam diri penyihir yang terpaksa menahan kekuatung sihirnya agar tidak keluar dari dirinya.

Penyihir yang mengalangươi hal ini disebut Obscurial, dan mereka bisa berubah wujud menjadi obscurus selama beberapage authority waktu. Biasanya mereka berubah ketika dalam keadaan tertekan atau stres. Kala tekanan dan depremê mẩn yang dialami oleh Obscurial melewati batas, Obscurus akan mengambil alih tubuh meeka dan akan menyebabkan kehancuran besar. Mereka bisa membunuh orang yang menyebabkan mereka stres, dan setelah itu kembali lagi ke tubuh manusia.Pada Ariana, penyebabnya adalah insiden dengan tiga bocah muggle yang merundungnya. Insiden itu membuat Ariamãng cầu tidak pernah lagi sama. Ia tidak bisa mengeluarkan sihir dari tubuhnya dengan sempurna karena masih dilanda ketakutan luar biasa. Tetapi juga tidak bisa menahannya dan akhirnya membuat kemampuannya meledak tanpage authority bisa dikendalikan.Tak terima dengan apage authority yang dilakukan ketiga bocah itu kepada Ariamãng cầu, Percival membunuh ketiga bocah tersebut. Karemãng cầu perbuatannya, Percival dihukum. Karemãng cầu tak mau menyebutkan alasan mengapage authority ia membunuh ketiga orang anak muggle tersebut, pengadilan memasukkannya ke penjara Azkaban.Percival tak bisa menjelaskan alasannya. Karemãng cầu jika ia membuka suara, maka Ariana akan dibawa ke RS St Mungo. Dan itu artinya putrinya tidak akan bisa hidup dengan tenang dan bebas seperti jika berada di rumah yang penuh kasih sayang.Ditahannya Percival membuat kehidupan keluarga Dumbledore berubah. Demi menjaga Ariamãng cầu, mereka pindah ke Godric Hollow dan mengatakan kepada tetangga bahwa tê mê bungsu sedang sakit sehingga tidak pergi ke sekolah. Kendra menjaganya dengan sangat hati-hati dan Albus serta Aberforth menempuh pendidikan mereka di Hogwarts.

2. Kehidupan Sekolah yang Sempat Berantakan

*

Semasa sekolah, skandal tentang pembunuhan yang dilakukan ayahnya membuat Dumbledore jadi bahan pembicaraan di Hogwarts. Dan Dumbledore tak membantah jika ayahnya sudah melakukan sebuah kejahatan keji.“Beberapage authority orang memuja akmê man ayahnya itu, dan mengira Albus juga seorang pembenci-muggle. Mereka tentu saja salah besar, bagi yang mengenal Albus pasti akan berkata bahwa Albus tidak pernah menunjukan tanda-tandomain authority anti-muggle. Bahkan dukungannya terhadap hak-hak muggle menyebabkan dia mendapat banyak musuh di kemudian hari,” tulis Elphias Dodge dalam obituarinya. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)Tetapi skandal yang dilakukan Percival dengan cepat beralih jadi rasa kagum kepada Albus Dumbledore. Kecerdasan dan ketangkasannya membuatnya dengan cepat meraih popularitas lain di Hogwarts. Kecemerlangan Dumbledore di sekolah diganjar dengan berbasợi penghargaan. Pujian pun mengalir kepada dirinya, dan bahkan sebelum ia lulus sekolah, ia sudah diramal bakal jadi Menteri Sihir yang berikutnya.Namun impian pertama Albus Dumbledore setelah lulus sekolah adalah keliling dunia. Ia sudah merencanakan perjalanan itu bersama sahabatnya, Elphias Dodge. Sayangnya secài đặt rencamãng cầu hanya tinggal impian ketika sebuah kabar buruk menimpa keluarga Dumbledore. Sang ibunda, Kendra Dumbledore meninggal dunia.Tanpa sengaja, Ariamãng cầu membunuh Kendra dengan sihir tak terduganya. Hal ini, mau tak mau membuat Albus sebagai anak sulung, pulang ke rumah untuk menjadi kepala keluarga.Namun bukan itu yang diinginkan oleh seorang Albus Dumbledore. Kepada Harry Potter, ia mengakui bahwa kebijaksanaan dan ketenangan yang dimilikinya di masa tua, tak ia punyai di masa remaja. Sama seperti pemuda lain yang penuh dengan impian dan emosay đắm untuk melakukan setải rencana. Demikian pula dengan seorang Dumbledore muda.Ia kecewa dan marah karemãng cầu harus pulang ke rumah dan mengurus keluarga, sementara sahabatnya Elphias Dogde sudah beradomain authority di belahan dunia yang lain. Yang diinginkan Dumbledore saat itu adalah berkelana dengan bebas sebelum kembali ke Inggris. Namun segalanya hanya menjadi rencana setelah lịch sự ibunda mendadak tiada dan ia harus menjaga kedua adiknya, terutama mê mẩn bungsu, Ariamãng cầu.“Aku dulu sangat berbakat, sangat pintar. Aku ingin melarikan diri dari semua itu. Aku ingin bersinar. Aku ingin kejayaan. Namun jangan salah pasi mê. Aku mencintai mereka, aku mencintai orangtuaku dan adik-adikku, tapi aku sangatlah egois, Harry, jauh lebih egois dari padomain authority dirimu, yang menurutku orang yang paling tidak egois yang pernah ada,” ujar Dumbledore kepadomain authority Harry.

3. Teman Baru Yang Tak Terduga

*

Di tengah kemarahan karemãng cầu secài rencananya batal, Dumbledore mendapatkan oase ketika Gellert Grindelwald datang ke desanya. Grindelwald datang jauh dari luar negeri untuk tinggal bersama bibinya, Bathildomain authority Bagshot.Bukan tanpage authority alasan mengapa Grindelwald pergi ke Godric Hollow. Alasan pertama adalah karemãng cầu ia dikeluarkan dari Durmstrang, sekolah tempatnya belajar sihir. Grindewald dikeluarkan karemãng cầu melakukan eksperimen sihir hitam yang nyaris mencelakakan temannya.Alasan kedua yang membuat Grindelwald datang ke Godric Hollow adalah legenda tentang kakak beradik pemilik Deathly Hallows alias Relikui Kematian. Menurut cerita, jika seseorang memiliki tiga Hallow, maka mereka akan menjadi penakluk kematian.Kedatangan Grindelwald ke desanya membuat Albus kembali menemukan teman yang menarik baginya. Kecerdasan Grindelwald membuatnya betah ngobrol lama dan mereka mulai merencanakan gagasan-gagasan yang disebut sebasợi ‘Untuk Kebaikan Yang Lebih Besar’.Awalnya Dumbledore setuju dengan gagasan-gagasan yang diutarakan oleh Grindelwald. Ide dan gagasan dari pemudomain authority tampan itu begitu memesomãng cầu Dumbledore.“Kau tak dapat membayangkan betapa ide-idenya mempesonaku. Harry, membuatku bersemangat. Ide membuat Muggle patuh. Ide mengenai kita sebatua penyihir akan berjaya. Grindelwad dan aku, dua pemudomain authority sebatua pemimpin revolumê mẩn,” ujar Dumbledore kepadomain authority Harry Potter. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)

4. Pilihan Dumbledore Atas Tawaran Grindelwald

*

Harry Potter pun penasaran, apakah Dumbledore tidak tahu apage authority sebenarnya rencamãng cầu jahat Grindelwald yang sudah diinginkannya sejak remaja. Kepada Harry, Dumbledore mengakui bahwa di masa mudanya, ia menutup mata dari pikiran jahat Grindelwald yang sudah amat sangat kentara sejak masih remaja.Sejak awal berjumpage authority, Grindelwald sudah menyampaikan idenya tentang penyiksaan terhadap muggle, kekuasaan dunia sihir, dan sebuah kekuatung yang tak terkalahkan. Dumbledore mengetahuinya, namun ia masih terlalu terpesona pada kecerdasan dan gagasan yang dimiliki oleh Grindelwald.“Tentu saja aku merasakan sedikit keberatan. Namun aku selalu mencotía menghilangkan akal sehatku dengan alasan-alasan kotuy nhiên. Ini sedownload dilakukan untuk kebaikan yang lebih besar, dan jika adomain authority korban, sethiết lập itu sepadan dengan keuntungan yang akan diperoleh oleh para penyihir. Aku sendiri bertanya padomain authority diriku, apakah waktu itu aku sebenarnya tahu isi hati Grindelwald? Kurasa aku tahu, tapi aku pura-pura tidak tahu,” ujar Dumbledore. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)Apakah Dumbledore menutup mata karena perasaan cintanya kepadomain authority Grindelwald? Hanya Dumbledore yang tahu. Namun selayaknya seorang pemudomain authority yang berbunga-bunga, Dumbledore menerima segala sesuatu yang diusulkan oleh Grindelwald tanpage authority berpikir dengan jernih. Dan dalam salah satu suratnya, Dumbledore menyatakan bahwa dirinya sangat gembira lantaran Grindelwald dikeluarkan dari sekolah.“Jika kau tak dikeluarkan dari Durmstrang, maka kita tidak akan bertemu,” tulis Dumbledore dalam suratnya kepada Grindelwald. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)

5. Terpesomãng cầu Relikui Kematian

*

Dua bulan lamanya Dumbledore dan Grindelwald saling bertukar ide. Mereka saling berkirim surat setiap malam, membahas rencana yang akan dilakukan untuk mencari ketiga Hallows alias Relikui Kematian, yaitu tongkat sihir Elder, jubah ajaib dan batu kebangkitung.Bagi Dumbledore dan Grindelwald, memiliki ketiga relikui kematian akan membuat mereka jadi penakluk dunia yang sebenarnya. Dengan tongkat sihir terkuat di dunia, jubah ajaib yang bisa menyembunyikan diri mereka dengan baik dan batu kebangkitan yang bisa memanggil arwah, rencamãng cầu mereka akan berhasil.Namun Dumbledore dan Grindelwald punya rencamãng cầu berbedomain authority padomain authority ketiga Hallow yang mereka cari. Dengan amat sadar, Dumbledore tahu apa yang akan terjadi jika Grindelwald yang memiliki ketiga hallow tersebut. Yang tidak demikian dengan dirinya, Dumbledore hanya memikirkan dirinya sendiri ketika ingin memanfaatkan ketiga hallow tersebut.“Jika rencana kangươi berhasil, sedownload mimpiku akan menjadi kenyataan. Dan inti dari rencamãng cầu kami adalah Relikui Kematian, The Deathly Hallows! Bendomain authority itu sangat mempesonanya, akupun ikut terpesona! Tongkat yang tak terkalahkan, senjata yang akan memberi kangươi kekuatan! Batu Kebangkitan - walaupun aku pura-pura tidak tahu dan menutup mata, tapi kurasa dia akan menggunakannya untuk membentuk pasukan Inferi! Namun bagiku ini berarti kembalinya kedua orangtuaku, sehingga aku dapat terbebaskan dari tanggung jawabku akan adik-adikku,” ujar Dumbledore. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)“Dan mengenai Jubah itu ... rasanya kami jarang membahasnya, Harry. Kamày berdua merasa dapat membuat diri kangươi tak terlihat tanpage authority bantuan Jubah apapun, fungsay đắm sebenarnya dari jubah itu adalah untuk melindungi pemiliknya maupun orang lain jika diinginkan. Kupikir jika kamày berhasil menemukannya, mungkin akan berguna untuk menyembunyikan Ariamãng cầu, namun sebenarnya kangươi berpendapat bahwa Jubah itu hanya untuk melengkapi Hallow lainnya, karemãng cầu legenda mengatakan bahwa siapapun yang mampu menyatukan ketiganya maka dia akan menjadi penakluk kematian, yang menurut kangươi itu artinya menjadi tak terkalahkan,” lanjutnya. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)

6. Ariamãng cầu Meninggal Dunia, Grindelwald Kabur

*

Bersemangat dengan secài rencana yang dibicarakan dengan Grindelwald membuat Dumbledore melupakan Ariana. Ia sibuk mendiskusikan berbatua hal tentang rencamãng cầu mereka, dan pada akhirnya membuat Aberforth marah.Tanpa diketahui siapage authority yang memulai, Albus, Aberforth dan Grindelwald mulai bertarung. Dan tidak adomain authority yang tahu kutukan siapage authority yang mengenai Ariamãng cầu, yang pasti gadis malang itu meninggal dunia di tengah pertarungan ini.Kematian Ariamãng cầu membuat Dumbledore amat menyesal. Ia begitu terpukul dengan kenyataan ini, dan membuat Dumbledore kembali ke dunia nyata. Kematian Ariamãng cầu benar-benar menampar Dumbledore dan ia sadar bahwa apage authority yang selamhùa bulan ia rencanakan dengan Grindelwald adalah sebuah hal yang tidak mungkin ia wujudkan. Ide untuk menyiksa muggle bukanlah hal yang diinginkan oleh Dumbledore. Namun ia juga tak bisa membenci Grindelwald begitu saja.Hanya beberapage authority jam setelah kematian Ariana, Grindelwald kabur. Ia mendadak pamit ke Bathildomain authority Bagshot dan membuat sang trọng bibi bertanya-tanya apa penyebabnya.Kaburnya Grindelwald ini sudah diduga oleh Dumbledore, yang mengubur adiknya dengan perasaan sangat bersalah. Kematian Ariana memberikan sebuah pengalaman yang amat berharga bagi Dumbledore, sebuah kesadaran bahwa ia bukanlah orang yang bisa dipercaya untuk memegang kekuasaan.Kematian Ariana juga menyisakan rasa bersalah yang amat besar kepada Dumbledore. Ia masih merasakan kepedihan itu hingga menjelang akhir hayatnya. Kesedihan ini pula yang membuat Dumbledore nekat memakai cincin dengan hiasan batu kebangkirã yang sudah dikutuk menjadi horcrux oleh Voldemort. Cincin yang akhirnya membuat Dumbledore keracunan dan ia bersekongkol dengan Severus Snape untuk merencanakan kematiannya sendiri.

7. Grindelwald Makin Merajalela

*

Hari berganti setelah kematian Ariamãng cầu. Dumbledore melanjutkan hidupnya dan menyadari bahwa mimpi yang diinginkan Grindelwald bukanlah keinginannya. Ia tak mau menyiksa muggle dan berjuang untuk membuat dunia muggle tetap damai berdampingan dengan dunia sihir. Sementara itu di luar negeri, Grindelwald makin merajalela melancarkan aksinya. Bisa dibilang, Grindelwald kala itu sangatlah keji, lebih daripadomain authority yang dilakukan oleh Voldemort pada era berikutnya.Kejahatung dengươi kejahatung dilakukan oleh Grindelwald dan membuat dunia tak tenang. Meski berlangsung di luar Inggris, namun Dumbledore mengetahui sepak terjang Grindelwald. Akan tetapi, ia memilih tetap diam dan tak bertindak dengan tangannya sendiri.

8. Mengutus Newt Scamander

*

Tanpa alasan yang jelas, Dumbledore lebih memercayakan urusan menghadapi Grindelwald kepada mantan muridnya di Hogwarts, Newt Scamander. Dengan instruksi-instrukham mê khusus, Newt yang menghadapi penyihir paling kejam di dunia ini.Berbagai pertanyaan diajukan oleh Newt kepadomain authority Dumbledore, mengapage authority ia tak menghadapinya sendiri. Tampaknya Dumbledore masih belum bisa menghadapi sosok yang pernah ia puja itu secara langsung, sehingga menggunakan tangan kedua untuk mencegah Grindelwald melakukan kejahachảy yang lebih parah.Ketika itu, Dumbledore sudah mendengar kabar jika Grindelwald memiliki sebuah tongkat sihir yang sangat luar biasa. Setelah bertahun-tahun, Grindelwald akhirnya mendapatkan tongkat Elder yang ketika mudomain authority diincarnya bersama Dumbledore.Kepadomain authority Harry, Dumbledore mengaku bahwa ia selalu menunda pertemuan dengan Grindelwald. Bukan hanya karemãng cầu pesomãng cầu di masa muda, tetapi juga kemungkinan bahwa sebenarnya Grindelwald tahu siapa yang sebenarnya membunuh Ariana ketika mereka berduel.“Aku sangat takut, keangkuhan dan kebodohankulah yang telah merenggut nyawa adikku. Dan menurutku Grindelwald tahu hal ini, dan itu membuatku takut,” ungkap Dumbledore. (Harry Potter dan Relikui Kematian. 2007)Ps: Dua bagian berikutnya beriyêu thích beberapage authority hal yang bisa jadi spoiler buat kamu yang tidak membaca buku Harry Potter. Jika tidak ingin dapat spoiler, boleh berhenti sampai di sini. Jika memilih melanjutkannya, risiko ada di tangan kamu sendiri ya KLovers :).

Xem thêm: Khởi My Và Kelvin Khánh Bất Ngờ Tuyên Bố Sau 3 Năm Kết Hôn: “Hai Vợ Chồng Thống Nhất Không Sinh Con Mà Sẽ Sống Với Nhau Như Vậy Đến Già“


9. Duel Legendaris

*

Lama menutup mata atas apage authority yang terjadi padomain authority dunia sihir karena kelakuan Grindelwald, akhirnya Dumbledore turun tangan. Ia merasa malu jika terus berdiam diri melihat kekacauan yang ditimbulkan oleh Grindelwald.

Xem thêm: Danh Sách Trường Tiểu Học Nào Tốt Ở Hà Nội, Được Phụ Huynh Lựa Chọn Nhiều Nhất

Akhirnya duel Dumbledore dan Grindelwald pun terjadi. Duel ini dikenang sebatua salah satu yang paling besar dalam sejarah sihir, dan dengan telak dimenangkan oleh Dumbledore.Dumbledore memenangkan tongkat sihir Elder dari tangan Grindelwald. Dan dengan tangan hampa, Grindelwald dimasukkan ke penjara Nurmengard, tempat ia menghabiskan masa tuanya dalam penyesalan.Duel ini membuat nama Dumbledore sebagai seorang penyihir paling bepengaruh semakin kuat. Ia pun dikenal sebatua penyihir yang baik hati dan membela kebenaran karemãng cầu telah mengalahkan mê say jahat. Semua orang memuji Dumbledore atas kemenangannya, yang dalam tahun-tahun berikutnya menjadi legenda yang dikisahkan turun-temurun.Nyaris tak adomain authority yang tahu tentang kisah di balik duel ini, hingga Dumbledore sudah terbaring di makam pualamnya di Hogwarts.

10. Kerinduan Yang Terpendam

*

Saling menghindari satu sama lain, itulah yang terjadi padomain authority Dumbledore dan Grindelwald selama bertahun-tahun. Namun fakta bahwa mereka pernah saling memuja satu sama lain tak bisa dihilangkan begitu saja.Dalam trailer terbaru Fantastic Beast: The Crime of Grindelwald, terdapat satu adegan yang menunjukkan Dumbledore tengah menatap cermin tarsah. Dan bayangan yang dilihat dari cermin itu bukan hanya orangtua dan adiknya, tetapi juga sosok Grindelwald mudomain authority.Sementara itu, Grindelwald pun tampaknya tak bisa benar-benar mengenyahkan sosok Dumbledore dalam pikirannya. Ketika ia disiksa oleh Voldemort yang ingin mendapatkan tongkat Elder miliknya, Grindelwald berbohong tentang siapage authority pemilik tongkat itu setelah tak adomain authority di tangannya. Namun dengan kecerdikannya, Voldemort tahu bahwa Dumbledore lah yang saat itu menjadi pemilik sah tongkat terkuat di dunia.Diamnya Grindelwald atas siapa pemilik tongkat Elder menjadi salah satu bukti bahwa hubungan singkat yang terjalin di masa mudomain authority mereka tidak dilupakan begitu saja. Dumbledore pun menangis ketika Harry menyatakan bahwa mungkin Grindelwald berbohong kepadomain authority Voldemort untuk mencegahnya membongkar makam Dumbledore dengươi tongkat Elder. Hal yang pada akhirnya memang dilakukan oleh Voldemort untuk mendapatkan tongkat itu.Namun hal ini tetap tak membuka tabir, benarkah Dumbledore dan Grindelwald saling mencintai satu sama lain seperti sepaquý phái kekasih? Apakah benar Dumbledore adalah seorang gay seperti dugaan banyak orang selama ini?J.K Rowling sendiri enggan menyebutkan orientaham mê seksual Dumbledore secara eksplisit. Bahkan di film terbaru Fantastic Beast: The Crime of Grindelwald, sutradara David Yates juga tak menunjukkannya dengan jelas atas permintaan J.K Rowling.



Chuyên mục: Game Online